Coming Home to Cremona

31 Mar

Image

Benvenuti A Cremona

Gimana rasanya kembali ke Kota atau tempat yang udah lama banget kalian ngga kesana? Atau gimana rasanya “pulang”? Nah, tepat banget yang gue rasain waktu menginjakkan kaki (lagi) di Cremona,Italia.

Serasa denger lagu yang suka di puter sama tante gue (waktu gue SD),KLA Project “Yogyakarta”, ada kata – kata “pulang ke kotamu…”, ini gambaran perasaan gue banget waktu turun dari kereta setelah menempuh 1 jam perjalanan dari Milan dan 18 jam perjalanan dari Jakarta – Milan. Bener banget! Di Cremona, gue pernah tinggal sama keluarga angkat gue (a/n: orang Italia asli tentunya) waktu gue masih 15 tahun. Selama sekian tahun gue tinggal sama mereka dan gue udah menganggap mereka kaya orang tua kedua gue. “Mama, Papa, anak kalian pulang setelah sekian lama….”

Gue ke Cremona sama temen traveling gue, Kay, dan waktu gue sampai di Cremona, salju dimana-mana. Papa angkat gue udah nunggu di stasiun kereta dan begitu turun dari kereta, gue ngga peduli lagi sama keadaan sekitar gue dan langsung lari dan meluk papa sambil nangis. Terharu, kangen dan seolah-olah mimpi karena akhirnya gue bisa ketemu sama papa angkat gue itu.  Sebenernya gue masih sangat hapal jalan ke rumah dari stasiun dan gue ngga mau ngerepotin papa jemput gue, tapi papa ngga bolehin gue geret-geret koper naik bis kota dari stasiun sampai rumah. Setelah reunian di stasiun kereta api, papa bilang, “adesso andiamo a casa, Bella! La mamma gia ti aspetta”  (Sekarang ke rumah yuk, mama udah nunggu kamu).  Dan kita bertigapun naik mobil papa ke rumah.

Cremona, kota kecil di dekat kota Milano. Merupakan salah satu provinsi di region Lombardia dan berpenduduk 60 ribu jiwa saja. Cremona terkenal dengan pusat pembuatan biola-nya dan juga tempat dimana biola “Stradivarius” berasal. Banyak pelajar asing yang sekolah di pusat pembuatan biola (liuteria) di kota ini. Makanan khas kota ini adalah “Torrone” atau yang dikenal dengan nama “nougat” dalam bahasa Inggris. Itu loh makanan manis (kaya permen) warna putih yang ada kacang almondnya dan kalau dimakan lengket di gigi..hehehehe…

Kota ini ternyata masih sama, jalannya, suasananya, semuanya sama seperti waktu terakhir gue  disana, ngga banyak berubah. Tentunya orang-orangnya, terutama temen-temen gue (termasuk kakak-kakak gue) udah banyak yang ngga tinggal di kota ini lagi setelah lulus kuliah karena cari kerja di kota besar. Papa cerita banyak soal kota ini yang ngga banyak berubah dan  setelah 15 menit dari stasiun sampailah gue di rumah.

Mama ternyata udah nunggu gue dari pagi. Dan begitu liat gue turun dari mobil, ngga pake lama dia langsung meluk gue. Kita berduapun nangis terharu dan gue ngga bisa ngomong karena perasaan gue saat itu overwhelming banget. Setelah acara tangis haru dan tentunya ngenalin temen gue, Kay, ke mama gue, akhirnya gue masuk dan rebahan di kamar gue. I’m finally home and I’m finally in my room again, after all these years.

La mia famiglia

Karena gue dan Kay nyampe di Cremona pas jam makan siang, mama masak makanan kesukaan gue. Oh iya hampir lupa, di Italia itu ya, kalau makan ada il primo piatto (piring pertama) yang isinya karbohidrat (spaghetti, lasagna, gnochi, etc) dan il secondo piatto (piring ke dua) yang isinya lauk-pauk (daging, ayam, ikan). Makannya selalu di pisah ngga kaya kita yang karbohidrat dan lauk-pauk dijadiin satu. Setelah makan biasanya il caffe (kopi) ngga pernah ketinggalan.

Pas makan siang ini, tante gue dan anaknya, Sara dateng. Ramelah makan siang keluarga ini. Malemnya kakak cowo gue Marco, sama istrinya, Mara dateng juga dan yes! reuni keluarga di mulai. Orang-orang Italia ini selalu rame dan senang ngobrol. Budaya kekeluargaan mereka juga tinggi. Waktu makan biasanya jadi ajang cerita, apalagi hari itu, kita semua cerita dan ngobrol tentang kehidupan kita masing-masing. Suasana kekeluargaan dan hangat, itulah yang gue rasain saat itu biarpun cuaca di luar -6 derajat celcius.

Walking Around Cremona

Sekali lagi, gue ngga lupa sama kota ini dan gue masih hapal detailnya. Tapi mama dan papa ngga ngijinin gue keluar berdua sama Kay naik angkutan umum. Mereka nganterin gue jalan-jalan naik mobil.

Ini beberapa foto yang sempet gue ambil pas jalan-jalan.

Image

(ini taman di pusat kota Cremona, lihat saljunya lumayan ya…)

Image

(ini jalanan ke pusat kota, shopping avenue di Cremona)

Kecil kan kotanya?

IMG_1657

(ini jalanan deket rumah gue)

IMG_1658

(ini deket sama sungai terbesar di Cremona, Sungai Po’)

Jalan-jalan di kota ini bikin gue nostalgia sama masa lalu. Hari itu hari Senin, satu hari setelah kedatangan gue di Cremona.  Gue, mama, papa dan temen gue Kay jalan-jalan di pusat kota, kaya ngulang kejadian dulu semasa gue tinggal sama mereka di kota ini.

Say Goodbye To Cremona, Ci Vediamo

Ngga kerasa udah 3 hari gue di Cremona dan gue harus melanjutkan perjalanan ke rumah kakak perempuan gue, Rebecca, di kota Bologna sama mama dan papa tentunya. Temen gue Kay udah pergi duluan ke Milano dan kita janji ketemuan 2 hari lagi buat jalan-jalan ke Venezia.

Cuma 3 hari gue di Cremona, tentunya gue masih pengen lama-lama tinggal sama mama dan papa di kota ini. Kangen sama kota ini belum “selesai”, tapi apa daya soalnya perjalanan harus berlanjut.

Gue janji, gue bakal balik lagi someday. Gue janji gue ngga bakal biarin papa dan mama gue nunggu gue “pulang ke rumah” setelah sekian tahun lamanya karena gue pasti kembali.

Papa’, mamma, aspettami a Cremona. Ci tornero’ presto! Ti giuro!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: