Madrid…Is Where I Left My Heart [Part 2]

2 Jan

Hola tod@s!

Setelah part 1, sekarang coba gue tulis travelling report gue di Madrid part 2. Kenapa gue bagi? Karena ceritanya panjang dan gue ngga mau bikin yang baca bosen sama cerita yang gue tulis hehehehe….

Setelah gue cerita soal pengalaman menginjakkan kaki di Madrid buat pertama kali, cerita tentang tempat gue tinggal selama di Madrid, sekarang gue mau cerita soal pusat kota Madrid.

Free walking tour

Hari ke 3 di Madrid, gue beruntung nemu free walking tour: New Europe namanya. Is it free? like really really free? the answer is yes! Hah? kok bisa? gimana bisa free? Hari gini mana ada yang gratis? but yes, it’s true, the tour is free.

Gue tau walking tour ini dari brosur-nya di hostal tempat gue nginep. So, temen-temen perhatiin tempat brosur di tempat kalian nginep kalau kalian lagi travelling di Spanyol. Walking tour ini dimulai dari Plaza Mayor (pusat kota Madrid) jam 11 pagi, dan lamanya 2,5 sampai 3 jam. Abis makan pagi di sekitar wilayah Puerta del Sol (which is makan pagi di sana itu terdiri dari kopi susu+roti seharga EUR 1,25), gue sama 2 temen gue buru-buru jalan nyari lokasi Plaza Mayor (pake peta gratisan ngambil dari hostal juga) yang ternyata deket banget dari wilayah itu.

Nyampe di Plaza Mayor, banyak orang udah ngumpul di depan pusat infomasi turis (yang banyak banget di Madrid) dan ada mbak-mbak bawa bendera New Europe sambil nenteng lembaran daftar hadir buat diisi sama peserta yang mau ikut free walking tour. Setelah ngisi nama,negara asal,email sama nomer HP, akhirnya gue resmi terdaftar jadi peserta tour gratisan itu hehehehe.. (maklum budget traveller, suka yang gratisan).

Free walking tour ini langsung dibagi jadi 2 grup. Grup 1 terdiri dari 1 guide yang ngomong bahasa Inggris dan grup 2 terdiri dari 1 guide yang ngomong bahasa spanyol. Awalnya gue pengen ngikut di rombongan grup bahasa Spanyol soalnya mas-mas tour guide-nya mirip sama Kaka (I know ini lame banget excuse-nya, hehehehehe…) tapi rombongan grup bahasa Inggris mas-mas tour guide-nya not bad at all either…hehehehehe….

Tur-nya dimulai dari Plaza Mayor dan diakhiri di Palacio Real (royal palace). Semua peserta diwajibkan jalan dan si mas tour guide yang bahasa inggris-nya ber-aksen US pun cerita-cerita dengan semangat soal Madrid dan juga sejarah Spanyol. Jelas banget dia cinta sama Madrid, kota tempat dia tinggal yang emang sangat cantik itu.

Plaza Mayor

MadridPlazaMayor

Ngambil dan nyontek info dari Mas Eduardo (itu nama guide free walking tour grup gue), Plaza Mayor Madrid ini pusat kota Madrid sebenarnya sampai sekarang. Daerah ini merupakan salah satu daerah elit di Madrid dengan harga propertinya yang gila-gilaan. Banyak cafe dan restaurant di Plaza Mayor yang harganya..hmm…lumayan menguras kantong buat budget traveller kaya gue ini, hehehe. Oh iya, ke-khas-an Plaza Mayor ini adalah tembok-temboknya yang merah. Sempet gue kira batu bata loh!

Dibangun tahun 1400-an, Plaza Mayor ini dulunya dibuat sebagai pasar roti. Bangunan utama di Plaza ini awalnya digunakan buat jual beli roti kalau pagi,hehehe..lucu ya. Selain jadi pasar roti, Plaza Mayor juga jadi saksi sejarah bukti kekejaman jaman inkuisisi Spanyol (Spanish Inquisition/Inquisición española) tahun 1500-an, brrrr….

Ditengah-tengah Plaza Mayor ini, ada patung besar. Patung itu adalah patung Raja Spanyol, Felipe III yang dibuat sekitar tahun 1600-an.

Restoran Sobrino de Botín

TheCasaBotinMadrid32007MVC-004S

Restoran ini ada di  Guinness Book of Records sebagai restoran tertua di dunia! Letaknya cuma 5 menit dari Plaza Mayor kalau jalan kaki. Konon, restoran ini berdiri dari tahun 1700-an dan ngga pernah tutup sampai sekarang. Yang paling hebat lagi, restoran ini sering dikunjungi keluarga kerajaan Spanyol.

Menunya apa aja ya? Kata orang sih menu special restoran ini adalah babi panggang sama sup ayam. Konon juga katanya, pelukis Spanyol Francisco  Goya pernah jadi tukang cuci piring di restoran ini sebelum dia terkenal jadi pelukis. Bahkan ya, penulis  Ernest Hemingway juga nulis tentang restoran ini dibukunya “The Sun Also Rises”. Terkenal banget ya restoran ini! Nah, kalau mau makan siang/makan malam di sini kudu reservasi dulu jauh-jauh hari. Soal harga..wah! kalau udah sekaliber ini restorannya pasti mahal ya..hehehehe…

La Latina

latina2

La Latina atau Latin quarter adalah salah satu wilayah yang termasuk dalam “Medieval Madrid” atau wilayah kota tua Madrid. Pada masa pemerintahan dinasti Islam Andalusia, wilayah ini digunakan sebagai benteng. Sampai sekarangpun sisa-sisanya masih ada.

Jalan-jalan di wilayah ini kecil-kecil hampir mirip kaya gang kalau di Indonesia. Rumah-rumah dan bangunan-bangunannya kuno, hampir mirip rumah-rumah abad pertengahan.

Sekarang La Latina terkenal sama bar-bar tapas-nya juga cafe-cafe. So, kalau weekend banyak banget deh orang ke daerah ini.

Muralla Arabe & Catedral de la Almudena

muralla-arabe-de-madrid

Do you know kalau asal muasal nama “Madrid” itu berasal dari bahasa arab “Al-Majrit” yang artinya sumber air?

Do you know kalau abad ke-9 masehi itu daerah Andalusia merupakan daerah kekuasaan islam?

Muralla Arabe (tembok arab) mungkin bisa dijadiin saksi kalau dulu Madrid berada didalam kekuasaan dinasti islam Andalusia.  Sekarang sih tembok arab ini tinggal puing-puing aja, tapi sejarah kota Madrid mencatat kalau tembok ini pernah kokoh berdiri di abad ke-9 masehi. Fungsi tembok ini dulu buat ngelindungin kota Madrid dari serangan musuh.

Dimana sih tembok arab ini? Kalau jalan dari Plaza Mayor sih 15 menit ya dan letaknya deket juga sama La Latina quarter.

Beberapa ratus meter deket tembok arab, ada gereja katedral katolik yang dulunya adalah masjid. Namanya  Catedral de la Almudena.

spain33-almudena-cathedral-madrid

Bentuk kubahnya kaya masjid kan?

Iya betul, awalnya emang masjid (abad ke-9). Nama awalnya “Al-Mudayin” terus tahun 1500-an bangunan ini dirubah fungsinya jadi gereja katolik. Waktu bangunan ini dialihfungsikan jadi gereja katolik, bentuk bangunan dipugar dan banyak mengalami perubahan. Katanya sih, bentuknya pengen dijadiin kaya katedral-katedral gothic-baroque style kaya katedral-katedral abad pertengahan di Italia. Tapi ternyata ga jadi-jadi sampai tahun 1950 saudara-saudara! Hehehehehe…

Kata walking tour guide gue, Mas Eduardo, pemerintah Spanyol seperti dengan orang-orangnya selalu berpedoman “mañana” yang artinya “besok” (a/n: mungkin bahasa sundanya mah “kumaha esok wae”, hehehehe). Sooo….pembangunan katedral ini baru kelar tahun 2004 saja, saudara-saudara.

Puerta Del Sol

220px-Puerta_del_Sol_-_01

Ngomongin Puerta Del Sol yang lokasi deket banget sama Plaza Mayor (2-3 menit jalan) , emang ngga abis-abis.

Daerah ini unik dan cantik. One of Madrid charms, I think. Merupakan salah satu daerah tersibuk di Madrid dan daerah ini juga titik 0 (nol) km-nya Madrid loh!

Ngga percaya? Coba liat ini

3964035514_25563206bc

Letaknya persis di depan kantor pos dan kata orang-orang Madrid, kalau nginjek ini dipercaya bakal balik lagi ke Madrid! So, temen-temen kalo ke Madrid jangan lupa nginjek ini ya. Hehehehe…

Di Puerta Del Sol ini juga ada patung beruang makan strawbery yang merupakan simbol kota Madrid. Lucu ya!

IMG_1281b_prefRes

Nama patung ini ,”El Oso y El Madroño” (Beruang dan Madroño).Madroño itu buah kaya strawberry yang hanya tumbuh di Spanyol. Konon arti dari patung ini adalah: Beruang (lambang dari tanah subur) dan Madroño/Strawberry (lambang dari aristokrasi). Arti lengkapnya apa? Yah silahkan temen-temen simpulkan sendiri ya…

Satu lagi keunikan Puerta Del Sol adalah, kalo malem tahun baru (kaya kemaren nih) penduduk Madrid pada kumpul di sini (kaya kita di Bunderan HI). Konon katanya ya, jam yang ada di kantor pos Puerta Del Sol ini adalah jam paling tepat di Spanyol. Jadi countdown tahun baru diitung pake jam ini.

The-old-Post-Office-Puerta-del-Sol-Madrid-Tourism-Spain

Terus ya…ada tradisi unik bangsa Spanyol menjelang tahun baru. Tepat sebelum jam 00:00, mereka akan makan 12 anggur. Buat apaan sih ini? Kata mereka sih ini buat keberuntungan tahun yang akan datang ya. So, bayangin aja lah, tahun baru-an di Puerta Del Sol sambil buru-buru makan anggur sebelum jam 00:00 hehehehe…

Plaza de Isabel II  & Teatro Real

Plaza de Isabel II

Isabel II atau orang Spanyol bilangnya “Doña Isabel II” adalah Ratu Spanyol tahun 1800-an something. 

Dia paling suka dengan karya seni dan keindahan, makanya waktu dia memerintah, dia bangun “Teatro Real” atau Royal Theatre. Katanya, teater ini memiliki kualitas akustik yang terbaik seluruh Eropa. Karya-karyanya Giusseppe Verdi sering banget dimainin di teater ini.

Plaza de Isabel II, tempat Teatro Real ini didedikasiin buat sang Ratu Spanyol itu. Konon sejarahnya bilang kalo dia memerintah Spanyol waktu umur 3 tahun setelah papa-nya, Raja Ferdinand VII, wafat. Isabel jadi ratu selama 25 tahun dan dia dikenal sebagai “stinky queen” atau ratu bau karena ngga pernah mandi! Hehehehe….

Palacio Real de Madrid

PALACIO-REAL-THE-ROYAL-PALACE-MADRID-Small

Biasa disebut Palacio Real de Madrid atau Istana Madrid. Istana ini tempat tinggal resmi Raja dan Ratu Spanyol, tapi sekarang cuma simbol aja.Raja Spanyol, Juan Carlos I dan keluarga sih ngga tinggal di sini ya,cuma upacara-upacara kenegaraan aja yang kadang masih diadakan disini.

Gue ngga masuk sampai ke dalam Istana ini ya, tapi dari luar aja keliatan megah banget! Luas dan lebar banget Istana ini dan bangunannya didominasi warna putih.

Ada taman labirin, patung-patung Raja Spanyol di taman dan banyak deh. Ini pemberhentian terakhir Free Walking tour gue dan rombongan. Guide gue, Mas Eduardo sih cerita banyak soal raja-raja Spanyol. Sebenernya gue pengen nulis di blog gue ini, tapi kayanya beda section kali ya…nanti bosen lagi bacanya hehehehe…

Free walking tour di Madrid dan jalan-jalan di pusat kota selama 3 jam sambil dengerin semua sejarahnya is an awesome experience! Biarpun mataharinya bersinar terik, tapi suhu tetep 13 derajat celcius. Langitnya juga biru, bikin gue pengen lama-lama di pusat kota itu. Ah Madrid…ini bukan mimpi kan ya gue ada di tengah-tengah kota, jalan-jalan sambil liat orang-orang Madrid lalu lalang.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: