After the fallen leaves, we start again..

17 Jun

It was magical…

It was perfect…

It was Xia Junsu Indonesia Concert “Tarantallegra” on 16th June 2012

Image

Xia Junsu atau yang biasa dipanggil Kim Junsu adalah mantan anggota boyband korea TVXQ. Sejak tahun 2009 sampai sekarang, dia bergabung dalam grup vokal JYJ dan memulai solo karirnya.

Gue adalah fans TVXQ sejak pertama kali mereka debut di tahun 2004 dan dari pertama kali denger suara Junsu gue udah jatuh cinta. Suara yang bening,tenang dan “bernyawa” udah jadi trademark-nya Junsu, sampai dia dijuluki “angel voice” dan “voice of asia”. 

Tapi udah lama gue ngga dengerin lagu K-pop dan jujur gue bahkan ngga dengerin lagu-lagu di albumnya Junsu yang baru. Gue dateng ke konser dia semalam dengan pengetahuan yang sangat minim soal lagu-lagu dia. Temen gue Dea yang emang fans beratnya Junsu udah nyodorin MP3 lagu-lagu Junsu ke gue sebelumnya, tapi gue ngga juga dengerin..*sorry dea*. 

Junsu memulai konsernya dengan lagu nge-beat dari album baru dia,Tarantallegra dan konserpun mengalir . Cahaya lightstick merah memenuhi ruangan dan penonton yang sebagian besar adalah fans lama mulai ikut bernyanyi. Lagu beat Junsu kedengaran asing di telinga gue karena gue ngga begitu suka dengan karakter lagunya, tapi gue masih enjoy. Junsu menyanyi minus one (tapi ngga lip-sync) dengan tarian dinamis khas K-pop seiring dengan irama lagu dan sampai akhirnya tibalah saat yang gue tunggu, ballad section.

“Soothing voice and flawless” itu pendapat gue saat Junsu mulai menyanyikan bait demi bait lagu ballad dari albumnya. Tidak hanya sampai disitu, Junsu pun menyanyikan beberapa lagu dari teater musikal yang dibintanginya, “Elizabeth” dan “Mozart”. 

이슬을 머금은 나무 (The Tree Covered In Dew) adalah salah satu lagu penutup konser Junsu kemarin malam. Melodinya indah,sederhana dan liriknya sangat puitis. Gue yang udah ngga kuasa untuk nahan tangis akhirnya sobbing uncontrollably. Seolah-olah tersihir oleh suaranya, mata gue mulai berair dan pandangan mata gue mulai kabur. Suaranya yang lembut mengalun dan floating lyrics sebagai background memperindah performance Junsu, seakan-akan gue masuk ke dunia mimpi dan gue tersihir oleh suaranya.

Ya, gue mungkin lagi bemimpi. Suara yang biasa gue denger di iPod dan MP3, performance yang biasa gue tonton di youtube, semalam gue bisa denger LIVE.

Akhirnya Fallen leaves (낙엽) sebagai lagu penutup pun dimainkan dan airmata gue tambah bercucuran. Bagi yang tahu riwayat soal JYJ and TVXQ pasti tahu kalau lagu ini “bercerita banyak”. (a/nkayanya ngga perlu gue bahas soal ceritanya di blog gue ini karena ini bukan blog soal TVXQ atau JYJ). Lagu ini diaransemen dan diciptakan oleh Junsu sendiri. Menurut gue, lagu ini mirip kaya doanya seorang Kim Junsu karena selalu ada harapan dibalik semua kesulitan yang kita alami….꽃이 진후에 우리는,다시 시작 (after the fallen leaves, we start again..)

Xia Junsu Indonesia Concert “Tarantallegra” mungkin adalah salah satu konser terbaik yang pernah gue tonton selama ini. Dari segi kualitas dan musikalitas, Kim Junsu berada jauh di atas para K-pop idol dari negeri ginseng yang sudah pernah menggelar konser di Indonesia. Namun sayang, konser ini nampaknya kurang publikasi dan potongan harga tiket menjelang hari H sampai level 70% dari harga awal membuat gue sedikit kesal karena gue sudah beli tiket dari jauh-jauh hari dengan harga normal. Mungkin itu bisa menjadi pelajaran buat gue juga in the future supaya ngga keburu-buru beli tiket..hehehehe…

Overall, konser ini sangat brillian dan magical. Seperti yang sudah ditulis di beberapa website berita lokal,“Konser Junsu ‘JYJ’ Sederhana nan Memukau”.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: