Book: “Viatge D’anada i Tornada” By Gerard Piqué

9 Jun

“Aquesta es meva historia i us la vull explicar” – Gerard Piqué

(t/n: ini adalah cerita saya dan saya ingin menceritakannya untuk kalian)

Ada yang tahu siapa Gerard Piqué itu? Bagi yang nge-fans sama klub sepak bola FC Barcelona, pasti tahu banget siapa dia. Gerard Piqué adalah pemain sepak bola asal Spanyol yang bermain di FC Barcelona sebagai pemain bertahan dan dia juga pacar penyanyi latin Colombia yang terkenal banget, Shakira.

Saya bukan pencinta sepak bola, apalagi sampai menyebut diri sebagai fans. Saya juga tidak begitu mengerti tentang sepak bola kecuali satu: “bikin gol”. Lalu kenapa saya baca buku ini? It’s simple! Karena buku ini menarik. Buku ini ditulis oleh Gerard Piqué sendiri dalam bahasa Catalan dan kebetulan saya bisa sedikit berbahasa Catalan. Awalnya, saya hanya iseng mencari buku berbahasa Catalan (untuk tetap melatih bahasa Catalan saya agar tidak hilang) dan judul “Viatge D’anada i Tornada” (t/n: Perjalanan Dua Arah – tentang kepergian dan kepulangan) sebenarnya merupakan ide cerita dari buku Lord Of The Rings berbahasa Catalan, tapi saya malah menemukan buku ini.

Dari berbagai macam artikel mengenai Gerard Piqué di google, saya hanya mendapati penjelasan mengenai dia yang seorang pemain handal dan berbagai macam gosip tentang dia dan Shakira. Hanya sedikit artikel yang menulis tentang dia menulis buku ini. Saya jadi skeptis. Saya langsung beranggapan bahwa buku ini adalah another tool for his popularity.

Lembar demi lembar saya baca dan mulailah saya terkejut. Gaya penulisannya seperti gaya bercerita. Gerard Piqué menceritakan pengalamannya dari masa kecil sampai dia menjadi pesepakbola handal di klub-nya sekarang ini, FC Barcelona. Buku ini indah, penulisannya lugas dan penulisnya ternyata seorang pemimpi. Saya belum pernah membaca buku biografi tentang pesepakbola sebelumnya, tapi buku ini membuat saya tidak membaca biografi pesepakbola manapun seolah-olah yang saya baca hanyalah perjalanan karir seseorang yang kebetulan seorang pemimpi dan diceritakan dengan kata-kata lugas.

Sebanyak 62 lembar (dengan disertai gambar sedikit) mengisahkan tentang seorang Gerard Piqué yang menurut saya tidak pernah kekurangan. Dibesarkan dari keluarga golongan menengah di Barcelona tidak membuat dia menjadi lupa diri dan lupa untuk bermimpi. Gerard yang cinta keluarga terutama neneknya bermimpi untuk menjadi seorang pesepakbola sejak dia melihat pemain-pemain handal klub Barcelona semasa dia kecil. Dia berani memutuskan jalan apa yang harus di tempuh untuk mewujudkan mimpi itu. Saya terharu..benar-benar terharu waktu membaca buku ini.

Harus saya akui bahwa saya hanya sedikit bisa berbahasa catalan sehingga saya perlu banyak membuka kamus waktu membaca buku ini, tapi kesederhanaan buku ini membuat saya tidak bisa tidak membalik halaman selanjutnya.

Buat yang ngaku suka bola atau nge-fans dengan beliau, saya rasa mungkin wajib baca buku ini. Namun sayang, buku ini tidak diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Saya jadi tertantang…haruskah saya terjemahkan dalam bahasa Indonesia? Bagaimana menurut kalian?

“És increïble quan em paro a pensar i recordo que, quan tenia deu o onze anys, esperava a la llotja del Camp Nou la sortida dels jugadors després del partit. Eren els meus ídols. Sortien el Figo, el Luis Enrique, el Pep, etc, i tenia la sensació que eren intocables. Els veia passar i no gosava dir-los res. En canvi, ara m’adono que sóc on eren ells i que tots els jugadors que els nens idolatren són els meus companys de vestidor i els meus amics. De petit, formar part d’aquell vestidor era un somni que ara, anys més tard, s’ha fet realitat. La història d’aquest somni que s’ha fet realitat és la història que us vull explicar en aquest Viatge d’anada i tornada. Un llibre que he escrit jo mateix perquè vull que em conegueu tal com sóc i que compartiu amb mi les situacions i els sentiments que he viscut en aquest intens viatge que ha estat la meva carrera com a futbolista i com a persona”( Viatge D’anada i Tornada – Gerard Piqué)

“Sungguh menakjubkan ketika saya berhenti untuk berpikir dan ingat ketika saya masih sepuluh atau sebelas tahun, menunggu para pemain di pintu keluar Camp Nou setelah pertandingan. Mereka adalah idola saya,Figo,Luis Enrique,Pep. Saat itu saya merasa mereka itu tidak tersentuh. Saya melihat mereka pergi dan tidak berani untuk menegur. Namun, sekarang saya menyadari keberadaan saya dan mereka, pemain yang saya idolakan semasa kecil dulu adalah teman dan rekan. Sedari kecil saya bermimpi untuk bermain di tim impian saya dan sekarang  bertahun-tahun kemudian, mimpi itu menjadi kenyataan. Cerita tentang mimpi yang menjadi kenyataan adalah kisah saya dan saya ingin menceritakan tentang perjalanan ini. Buku ini saya tulis karena saya ingin kalian mengerti saya dan saya ingin berbagi tentang perasaan yang saya alami selama perjalanan karir sebagai seorang pesepakbola dan sebagai seorang manusia.” Viatge D’anada i Tornada – Gerard Piqué)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: